Minggu, 30 September 2012
“Surat Kosong dari Karyo”
Selamat Pagi,
Kembali ku sapa Kotak Pos
yang terlihat berisi
Ada kertas putih terbungkus
persegi
Kembali ku buka untuk yang
ke tujuh Kali
Masih sama, sama kosong
seperti yang dulu hari
Tak ada kata, ataupun kalimat terbaca
kertas putih terlipat
membentuk satu garis tak
berwarna
hanya ada sebuah nama Karyo dan Kota Jogja
Kenapa kosong.. ?
Nyaris tak terdengar meski
hati dengan keras bertanya
Rasa kecewa mengendap
membentuk lara
Surat kosong mengisi hati
dengan berjuta tanya
Kenapa kosong..
Jika hatimu tentang aku
kenapa tak ada salam rindu
sebagai pembuka suratmu
Jika cinta tentang sejuta kata
kenapa tinta tak tergores
untuk ku baca
kenapa kosong..
Ku lipat kembali dalam lipatan yang tak rapi
surat kosong mengundang
tanya merajut sepi
sepi hati menanti kembali surat yang lagi kosong..
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar