Kamis, 19 April 2012
“Pinta dalam Cinta”
Selasa, 17 April 2012
“Gila itu Cinta”
Jadikan aku kekasihmu
meski aku bukan satu-satunya perempuan yang menginginkan mu..
Jadikan aku cintamu,
walaupun tak hanya aku yang ada dihatimu,
ada ibu juga nenekmu..
Orang bilang aku gila,
Kalau tak gila katanya bukan cinta
Orang bilang aku gak waras,
Cinta tanpa eksresi itu
banci..
Orang bilang “jaga harga diri”
tapi banyak yang gila karna patah hati,
( apa ada orang gila yang menjaga harga diri? )
Orang bilang “Cintamu nafsu”
itu menurut mu, menurut Tuhan, siapa yang tahu ??
Orang bilang “Cintamu Norak”
Banyak cinta yang takut norak,banyak bayi yang di ABORSI..
-( Mau mu apa ? )
Mau ku, tolong bilang aku baik-baik saja..
( Yang lain bilang kamu gila )
Karna mereka yang sok waras hanya bicara soal Keturunan dan Kasta saja..
( Kamu sedang berpuisi ? )
tidak,, aku sedang belajar gila,
Karna orang gila berbicara dari hati..
#Yang waras tidak boleh baca..
Senin, 16 April 2012
“Layla and Majnun”
Ketidakpedulian yang bodoh
akhirnya membahayakan,
Bagaimanapun hatinya satu
denganmu.
Menyatu Dalam Cinta
Berpisah dari Layla, Majnun
jatuh sakit. Badan semakin
lemah, sementara suhu
badan semakin tinggi.
Para tabib menyarankan
bedah, “Sebagian darah dia
harus dikeluarkan, sehinggu
suhu badan menurun.”
Majnun menolak, “Jangan,
jangan melakukan bedah
terhadap saya.”
Para tabib pun bingung,
“Kamu takut? padahal
selama ini kamu masuk-
keluar hutan seorang diri.
Tidak takut menjadi mangsa
macan, tuyul atau binatang
buas lainnya. Lalu kenapa
takut sama pisau bedah?”
“Tidak, bukan pisau bedah itu yang kutakuti,” jawab
Majnun.
“Lalu, apa yang kau takuti?”
“Jangan-jangan pisau bedah
itu menyakiti Layla.”
“Menyakiti Layla? Mana bisa?
Yangn dibedah badanmu.”
“Justru itu. Layla berada di
dalam setiap bagian tubuhku.
Mereka yang berjiwa cerah
tak akan melihat perbedaan
antara aku dan Layla.”
akhirnya membahayakan,
Bagaimanapun hatinya satu
denganmu.
Menyatu Dalam Cinta
Berpisah dari Layla, Majnun
jatuh sakit. Badan semakin
lemah, sementara suhu
badan semakin tinggi.
Para tabib menyarankan
bedah, “Sebagian darah dia
harus dikeluarkan, sehinggu
suhu badan menurun.”
Majnun menolak, “Jangan,
jangan melakukan bedah
terhadap saya.”
Para tabib pun bingung,
“Kamu takut? padahal
selama ini kamu masuk-
keluar hutan seorang diri.
Tidak takut menjadi mangsa
macan, tuyul atau binatang
buas lainnya. Lalu kenapa
takut sama pisau bedah?”
“Tidak, bukan pisau bedah itu yang kutakuti,” jawab
Majnun.
“Lalu, apa yang kau takuti?”
“Jangan-jangan pisau bedah
itu menyakiti Layla.”
“Menyakiti Layla? Mana bisa?
Yangn dibedah badanmu.”
“Justru itu. Layla berada di
dalam setiap bagian tubuhku.
Mereka yang berjiwa cerah
tak akan melihat perbedaan
antara aku dan Layla.”
Rabu, 11 April 2012
“Sudah ada artinya sebelum diartikan”
Aku punya Ibu itu karna dulu
ayahku menemukan wanita
lalu dicintainya dengan sepenuh hati..
Aku punya Ayah,itu juga karna
Ibu menerima cinta seorang
laki-laki bersedia
mendapingi nya,
Lalu, ayah dan ibu ku punya
aku, itu karna hingga detik ini
mereka saling mencintai dan tak pernah berpaling
ini menurutku saja...
ayahku menemukan wanita
lalu dicintainya dengan sepenuh hati..
Aku punya Ayah,itu juga karna
Ibu menerima cinta seorang
laki-laki bersedia
mendapingi nya,
Lalu, ayah dan ibu ku punya
aku, itu karna hingga detik ini
mereka saling mencintai dan tak pernah berpaling
ini menurutku saja...
Jumat, 06 April 2012
“Untuk Yang Satu dihatiku ”
Sebenarnya aku tak perlu menulis disini..
Sebenarnya aku tak perlu berkata-kata disini..
Dimanapun aku,
kata-kata ku, tulisan-tulisan dan lagu-lagu yang aku sukai tak perlu aku titipkan ditempat lain untuk kau dengar, kau baca dan kau rasakan...
Karna kau dihatiku,
kau lebih dulu mendengar sebelum aku berkata,
kau lebih dulu membaca sebelum huruf selesai ku tulis,
kau lebih dulu menyentuhku sebelum aku mengungkapkan yang aku rasakan..
Dan, pada akhirnya aku pun memutuskan dan memilih untuk menulis disini,,
karna,bila aku berbicara dihadapanmu,
mataku akan berkaca-kaca,
dan,bila dari jauh aku bersuara,
lagu yang kunyanyikan pun tak akan merdu,
terputus-putus oleh nada tangisku,
kau bilang 1+1=2?
Apa itu aku dan kamu?
Aku punya bilangan yang lain,
1+0=1, tidak ada angka 2, setelah kamu,
cuma ada 1 angka
aku meminta pada yang SATU, untuk 1 pilihan yaitu 1 kamu saja..
(Reynee.H)
Minggu, 01 April 2012
“Dariku,Bukan Si Burung Beo Yang Latah”
Bpk SBY,
Kenapa Bpk kelihatan kurus.. ?
Kenapa Bpk kelihatan sayu...?
Kenapa Bpk kelihatan lelah...?
Bukan hanya membaca berita-berita Bpk saja,,
tapi saya juga melihat foto Bpk disebelah Judul-judul berita media tentang Negri kita,,
Aku lihat senyum Bpk tak seperti dulu,,
Aku lihat bahu Bpk tak setegap dulu
Apa Bpk merasa gagal..?
Apa Bpk merasa amanah yang Bpk emban menyudutkan..?
Jangan lupa jaga kesehatan ya Pak...
Hari ini kau di anggap tuli bagi mereka yang sedang ingin mencaci..
Untuk sementara jangan buka Situs Jejaring dulu ya Pak,
Karna disini banyak Foto-foto mu yang tegap disulap para pencaci menjadi Banci..
Jaga kesehatan ya Bpk..
Ada saksi-saksiNYA Yang Maha Jujur..
Tak akan ada yang sia-sia di Mata Tuhan...
“Bunga Pete”
Ku berikan padamu
Setangkai kembang pete
Tanda cinta abadi namun kere
Buang jauh-jauh impian
mulukmu
Sebab kita tak boleh bikin
uang palsu
Kalau diantara kita jatuh sakit
Lebih baik tak usah ke dokter
Sebab ongkos dokter disini
Terkait di awan tinggi
Cinta kita cinta jalanan
Yang tegak mabuk
dipersimpangan
Cinta kita jalanan
Yang sombong menghadap
keadaan
Semoga hidup kita bahagia
Semoga hidup kita sejahtera
Semoga hidup kita bahagia
Semoga hidup kita sejahtera
Kuberikan padamu sebuah
batu akik
Tanda sayang bathin yang
tercekik
Rawat baik-baik walau kita
terjepit
Dari kesempatan yang
semakin sempit
(H.R)
Langganan:
Komentar (Atom)